RSS

Sepuluh Langkah Meningkatkan Kemampuan Interpersonal

Kemampuan Interpersonal adalah kemampuan untuk mengenali dan merespon secara layak perasaan, sikap dan perilaku, motivasi serta keinginan orang lain.







Bagaimana seseorang mampu membangun hubungan harmonis dengan memahami dan merespon manusia atau orang lain merupakan bagian dari kemampuan interpersonal.
Untuk membangun hubungan dengan orang lain, seseorang harus menguasai kemampuan dan ketrampilan dalam mengenali diri sendiri terlebih dahulu, kemudian baru ketrampilan dalam mengenal orang lain, ketrampilan untuk mengekspresikan diri secara jelas, cara merespon, cara menyampaikan pesan dan maksud, cara bernegosiasi dan menyelesaikan konflik, cara berperan dalam tim, dan masih banyak lagi.Kemampuan interpersonal diperlukan, sebab manusia adalah makhluk sosial, dan dalam hidup bersosial ini muncullah kebutuhan untuk memahami kebutuhan manusia lain, maka timbullah komunikasi antar manusia. Kemampuan berkomunikasi ini sangat mempengaruhi cara seseorang mempersepsikan dirinya. Jika memiliki kemampuan interpersonal yang tinggi, hal pertama yang dirasakan adalah kuatnya rasa percaya diri, sehingga akan dihargai oleh orang lain, dan pada akhirnya akan dapat membangun hubungan yang harmonis dengan orang lain.Dalam dunia kerja dan bisnis, kemampuan interpersonal yang tinggi dapat membawakan kesuksesan dalam pekerjaan dan tentunya akan memberikan keuntungan finansial/material maupun keuntungan spiritual.Terdapat sepuluh langkah untuk meningkatkan kemampuan interpersonal, berikut uraiannya:


1. Tersenyum
Tersenyum dapat memberikan energi positif, selain itu dapat meningkatkan semangat, dan memberi kesan ramah. Percaya atau tidak setiap orang yang Anda berikan senyuman, akan tersenyum juga kepada Anda, sekalipun dia tidak mengenal Anda. Dengan kesan ramah ini, orang-orang jadi tidak sungkan untuk mendekat dan berbicara kepada Anda.


2. Menghargai orang lain dan memandang sisi positif pada diri orang lain
Setiap orang butuh dihargai, tidak terkecuali dengan diri Anda sendiri, sebab meski usaha yang dilakukannya gagal dicapai, namun orang tersebut telah berjuang dengan mengerahkan tenaga, pikiran, waktu, ataupun materinya untuk mencapai tujuannya. Untuk menghargai orang lain, maka Anda perlu memandang hal-hal yang positif dari orang lain, sekecil apapun itu. Pikiran positif dapat menepis segala prasangka buruk terhadap sesama, sehingga dapat meredam kekecewaan atau emosi Anda terhadap orang tersebut.


3. Memberikan perhatian
Setiap orang sangat memerlukan perhatian dari orang lain, dengan mendapatkan perhatian, orang tersebut tidak akan merasa dirinya tidak berarti dan merasa sendiri dalam menghadapi masalah apapun, serta dapat tertolong, bahkan bangkit dari masalah tersebut.


4. Menjadi pendengar yang baik
Masih ada kaitannya dengan perhatian, tidak semua orang mampu menjadi pendengar yang baik, sehingga sering kali informasi yang penting terlewatkan, atau mungkin orang lain merasa terabaikan, tidak dihargai dan tidak diperhatikan ketika sedang mencurahkan isi hatinya namun Anda tidak mendengar pembicaraannya. Dengan menjadi pendengar yang baik, orang akan senang bergaul dengan Anda. Percaya atau tidak, meski ada seseorang yang tidak mampu memberi solusi dengan baik terhadap suatu konflik pribadi yang disampaikan kepadanya, namun cukup dengan orang tersebut memperhatikan setiap ucapan temannya, temannya akan merasa lebih dihargai, lebih lega telah dapat mencurahkan isi hatinya yang terpendam selama ini karena suatu konflik.


5. Membawa orang-orang untuk dapat terlibat dalam aktivitas bersama
Ajak orang lain untuk bergabung dengan aktivitas Anda, entah itu aktivitas bersenang-senang atau mungkin bekerja sama/berdiskusi, maka orang tersebut akan merasa dibutuhkan dan dapat saling berbagi keakraban antar sesama.


6. Menyelesaikan masalah
Untuk menjadi seorang pemimpin dibutuhkan kemampuan untuk membuat keputusan yang sangat bijak dan bersifat jangka panjang. Seseorang yang dapat membuat keputusan demikian tentunya memiliki kemampuan dalam menyelesaikan masalah, tenang dalam menghadapi masalah, dan mencari akar permasalahannya agar dapat ditemukan solusi pemecahan masalah tersebut, serta memperhitungkan segala resiko yang mungkin dapat terjadi. Tidak semua orang dapat bersikap tenang dalam menghadapi masalah, ada orang yang cepat tertekan atau panik, sehingga tidak dapat mengambil keputusan dengan matang.


7. Menjadi pembicara yang baik
Pembicara yang baik dibutuhkan untuk meluruskan suatu masalah bila terjadi suatu kesalahpahaman. Seorang pembicara yang baik mampu menyampaikan pendapat, ide, bahkan kritikan tanpa harus menyinggung perasaan orang lain, justru hal-hal yang disampaikannya dapat mudah diterima dengan baik oleh para pendengarnya.


8. Memiliki selera humor
Selera humor dibutuhkan agar seseorang tidak terlalu tegang menghadapi apapun, hidup itu adalah tantangan, namun tidak harus menjalaninya terlalu serius, tetapi bukan berarti juga dijalani dengan ketidakpedulian akan masalah tersebut. Humor dapat meningkatkan semangat, memulihkan suasana hati yang sedang kacau. Selera humor tidak harus dengan candaan yang “keterlaluan”, namun cukup dengan humor segar pembangkit semangat.


9. Memiliki rasa empati
Empati lebih dari sekedar rasa simpati. Simpati hanyalah sekedar perasaan iba terhadap musibah yang dialami sesama namun tidak memberikan apa-apa kepadanya, misalnya hanya berkata, “kasihan sekali orang itu”, tetapi tidak menolongnya. Rasa empati adalah ikut larut dalam perasaan yang dialami sesama, merasakan apa yang dirasakan sesama dan ikut membantunya bangkit dari masalah yang dialaminya.


10. Tidak mengeluh
Tentunya Anda akan bosan mendengar seseorang terus-menerus mengeluh sepanjang waktu, seperti tidak ada kebahagiaan sedikit pun yang pernah dialaminya. Cobalah untuk menerima hal yang tidak Anda sukai dari hal-hal kecil saja, namun sebaliknya mengucap syukurlah atas segala hal yang terjadi, sebab hidup ini tidak selalu memperoleh hal baik, namun juga hal buruk. Anggaplah hal buruk itu merupakan suatu ujian untuk Anda “naik kelas” di “sekolah” kehidupan ini.




Referensi :
http://pusdiklatwas.bpkp.go.id/filenya/namafile/301/IS_Dalnis.pdf

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 comments:

akanghamdi@yahoo.com.au said...

mantap..,lanjutkan tulisanx moga menjadi amal zariaah amin..,jazakalla..

Post a Comment