RSS

How To Improve My Softskill?

How to improve my softskill? (Bagaimana cara mengembangkan softskill yang saya miliki?)
Softskill berkaitan erat dengan kepribadian pada diri seseorang. Untuk mengembangkan softskill, maka seseorang perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai dirinya sendiri, baik dari penilaiannya pribadi terhadap dirinya sendiri, maupun penilaian yang diberikan oleh kerabat, sahabat, dan orang-orang terdekatnya.




Oleh karena itu, saya mencoba mencari tahu tentang diri saya di mata teman-teman saya. Apa saja kelebihan dan kelemahan yang saya miliki?
Setelah saya kumpulkan pendapat dari teman-teman, dapat saya rangkum bahwa menurut teman-teman, jika dilihat dari sisi pembelajaran/perkuliahan, saya adalah tipe orang yang mau berbagi ilmu pengetahuan kepada teman-teman lain, mau membantu teman, dan memiliki kelebihan untuk mengajar sehingga teman-teman lebih paham mendengar penjelasan dari saya dibanding sebelumnya. Selain itu, menurut pendapat mereka, saya adalah orang yang memiliki kemauan belajar dan rajin belajar, semangat mengerjakan tugas atau pekerjaan yang telah dimulai, dan bertanggung jawab. Namun terkadang saya juga memiliki rasa malas ketika jenuh kuliah.

Itu jika dilihat dari sisi kuliah, dan jika dilihat dari sisi personal, menurut mereka, saya dapat dipercaya/diandalkan, dapat menempatkan diri dengan tepat, asyik, ramah, pengertian, perhatian dengan teman, penyayang, setia dan jujur, tetapi buruknya saya kurang tegas dalam menentukan sebuah keputusan, terlalu cuek akan keadaan sekitar, mudah emosi (emosi jiwa), ceroboh, kurang bisa beradaptasi dan bergaul, susah bangun pagi sehingga sering telat ke kampus, dan bagi orang-orang yang baru mengenal saya, mereka akan berpendapat bahwa saya adalah tipe orang yang pemalu dan pendiam, tapi berbeda halnya dengan pendapat teman-teman yang telah akrab dengan saya.

Namun di balik pendapat teman-teman saya, saya lebih mengetahui tentang diri saya, dan menurut saya pribadi, selain yang telah teman-teman saya sebutkan, saya itu mudah menyerah (pesimis), sering minder, sulit menyampaikan keinginan hati, dan saya tipe orang yang introvert sehingga tidak banyak orang yang mengenal saya secara mendalam.

Oleh karena saya tipe orang yang introvert dan lebih senang menyendiri, saya jarang terlibat dalam suatu kegiatan bersama-sama dengan teman-teman. Jarang bukan berarti tidak pernah sama sekali, saya pernah berjalan-jalan dengan teman-teman saya, kumpul di rumah/kos teman meski hanya untuk sekedar bercerita-cerita, dan belajar bersama menjelang ujian, semua itu agar dapat mempererat hubungan pertemanan. Hanya saja saya memang lebih senang melakukan aktivitas sendirian.

Aktivitas yang saya lakukan lebih banyak di rumah untuk mengerjakan tugas-tugas dari kampus, karena saya merasa nyaman di rumah, rumah tempat yang tenang untuk berpikir dan mengerjakan tugas, jauh dari keramaian, dan saya masih menyempatkan waktu untuk membantu pekerjaan-pekerjaan di rumah untuk meringankan tugas orang tua di rumah. Saat saya jenuh dari aktivias saya sehari-hari, biasanya saya menyiasatinya dengan online, sekedar untuk mencari informasi di google.com, membaca artikel-artikel di detik.com ataupun kompas.com dan lain-lain, membuka situs jejaring sosial sekedar untuk bercengkrama dengan teman-teman, dan bermain game online cukup menyenangkan bagi saya.

Softskill juga tidak terlepas dari cara seseorang menyikapi suatu kritikan yang ditujukan padanya. Saya pribadi, jika saya dikritik, awalnya mungkin saya sedih/minder, tapi bila kritikannya pedas sekali atau cara penyampaiannya kurang baik, mungkin saya akan kesal. Tapi setelah beberapa waktu berlalu, saya akan bertanya-tanya pada diri sendiri, benarkah saya seperti yang dikatakan mereka? Jika memang benar, saya akan mencoba memperbaikinya, tapi jika tidak benar, maka akan saya abaikan saja, dari pada menghabiskan waktu dengan memikirkan hal yang hanya dapat menjatuhkan. Tetapi pada dasarnya, saya cepat down saat awal-awal mendapat kritikan. Sebaliknya, bila saya mengkritik orang, saya mengkritik lewat candaan bila tidak terlalu akrab, tapi bila akrab dengannya, saya akan mengatakannya secara langsung.

Dari hal-hal di atas, saya dapat mengetahui softskill yang perlu saya kembangkan, antara lain dalam hal pengambilan keputusan agar bersifat jangka panjang dan konsisten dengan keputusan yang telah dibuat, pengendalian diri, lebih terbuka dalam pergaulan, lebih banyak lagi melibatkan diri dalam berbagai aktivitas bersama teman-teman, lebih peka dengan lingkungan sekitar, lebih disiplin, berpikir positif dan optimis, mengembangkan kepercayaan diri, lebih berani untuk menerima tantangan baru, lebih berani mengemukakan pendapat, dan berusaha mengekspresikan diri.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment