RSS

Pengenalan PHP

PHP (PHP : Hypertext Preprocessor) adalah sebuah bahasa pemrograman yang berbentuk scripting, sistem kerja dari program ini adalah sebagai interpreter bukan sebagai compiler.
Bahasa pemrograman yang dikategorikan sebagai bahasa compiler adalah bahasa yang akan mengubah script-script program ke dalam source code, selanjutnya dari bentuk source code akan diubah menjadi bentuk object code, bentuk dari object code akan menghasilkan file yang lebih kecil dari file mentah sebelumnya.







Selanjutnya bentuk object code akan berubah menjadi sebuah program yang siap
dijalankan tanpa adanya program bantu pembuatnya, sehingga hasil dari bahasa
pemrograman yang compiler akan membentuk sebuah program yang berstatus
sebagai program EXE yang dapat dieksekusi tanpa adanya bantuan program
pembuatnya. Contoh dari program yang tergolong ke dalam compiler adalah Pascal, C, ataupun pemrograman yang berbentuk visual seperti Delphi maupun Visual Basic.
Sedangkan pada bahasa pemrograman yang dikategorikan sebagai bahasa interpreter, script mentahnya tidak harus diubah ke dalam bentuk source code sehingga pada saat menjalankan bentuk program, kode dasar secara langsung akan dijalankan tanpa harus melalui proses pengubahan ke dalam bentuk source code.
Sehingga apabila pada program terdapat kesalahan, maka program akan tetap dijalankan tanpa harus menghiraukan kesalahan yang ada. Kekurangan dari bentuk interpreter adalah program pembuatnya harus selalu tersedia dan berjalan ketika program yang dibuat diaktifkan, sehingga hasil dari program ini sebenarnya bukan merupakan program yang dapat dieksekusi secara mandiri tanpa menggunakan program pembuatnya. Contoh program yang berupa interpreter adalah PHP atau Perl.
Beberapa program tersebut bila dilihat memang semuanya menggunakan bentuk
program yang disebut sebagai program scripting yang berjalan di bawah halaman
browser seperti Internet Explorer, Mozilla, ataupun Opera.
PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). Dengan PHP ini beragam aplikasi berbasis web dapat dibuat, mulai dari halaman web sederhana sampai aplikasi kompleks yang
membutuhkan koneksi ke database.
Telah banyak database yang digunakan oleh PHP dan kemungkinan akan terus berkembang. Database tersebut adalah dBase, DBM, FilePro, mSQL, MySQL, ODBC, Oracle, Postgres, Sybase, dan Velocis.

Menggunakan PHP
Ada empat macam penulisan kode PHP, cara yang pertama diawali , cara yang kedua diawali , cara yang ketiga diawali , dan cara yang terakhir diawali dengan <% dan diakhiri %>. Cara yang pertama dan kedua adalah cara yang paling sering digunakan.
Setiap baris pernyataan pada program PHP selalu diakhiri dengan tanda titik koma (;). Pada PHP seperti pada bahasa pemrograman lain juga dapat meletakkan baris komentar dengan cara meletakkan tanda // di awal baris komentar apabila komentar hanya satu baris, namun apabila komentar lebih dari satu baris, maka baris komentar diletakkan di antara tanda /* dan */ .
Untuk membentuk sebuah variabel tidak sesulit seperti yang ada di dalam bahasa pemrograman lain, pembentukan variabel dapat dibuat dengan menggunakan tanda String ($) sebagai pendeklarasian awal, dengan penggunaan tanda $ maka
karakter yang ada setelahnya akan dianggap/dikenali oleh program sebagai bentuk variabel. Aturan-aturan yang dapat digunakan untuk menuliskan variabel adalah sebagai berikut :

  • Pendeklarasian variabel harus ditandai dengan String ($)
  • Variabel dapat menggunakan huruf kecil maupun huruf besar atau perpaduan antara keduanya
  • Penulisan awal variabel tidak boleh menggunakan angka
  • Apabila ingin menggunakan angka sebagai variabelnya maka dapat menggunakan tanda underscore ( _ ) untuk memulainya
  • Tidak boleh menggunakan bentuk-bentuk karakter yang tergolong ke dalam code ASCII


Mengenal Pengkondisian
Pengkondisian diartikan sebagai suatu bentuk logika yang menganalogikan dengan suatu kejadian atau beberapa kejadian. Pada setiap kejadian yang ada, kondisi akan dibaca yang selanjutnya akan diteruskan dengan bentuk ungkapan yang menyatakan hasil dari kondisi tersebut.
Di dalam pemrograman, bentuk pengkondisian ini merupakan sebuah metode dasar yang harus diketahui untuk membangun sebuah logika, hal ini harus diketahui karena semua pemrograman memiliki dasar yaitu logika dan algoritma. Apabila seseorang telah memahami logika dan algoritmanya, maka orang tersebut dapat dengan mudah menerapkannya pada program apapun.
Ada beberapa bentuk kondisi yaitu kondisi satu pilihan, kondisi dua pilihan, dan kondisi tiga pilihan atau lebih. Pada kondisi satu pilihan, apabila kondisi terpenuhi, maka akan menghasilkan proses berikutnya, hal ini dapat diselesaikan
dengan penggunaan if, ketentuannya seperti berikut.
if kondisi
pernyataan
Pada kondisi dua pilihan, apabila ketentuan pertama tidak sesuai, maka program akan melanjutkan pada kondisi berikutnya. Kejadian seperti ini dapat diselesaikan dengan menggunakan if-else, dengan ketentuan seperti berikut.
if kondisi
{
pernyataan 1
}
else
{
pernyataan 2
}
Kondisi tiga pilihan digunakan apabila memiliki banyak permasalahan, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yaitu dengan menggunakan if-elseif-else, dengan ketentuan berikut.
if kondisi1
{
pernyataan 1
}
else if kondisi2
{
pernyataan 2
}
else
{
pernyataan 3
}
Terdapat solusi pengganti dari bentuk if-elseif-else yaitu dengan penggunaan switch yang memiliki algoritma yang sama dengan if-elseif-else namun lebih terstruktur, karena dapat membuat sebuah pengkondisian dengan hasil ekspresi yang banyak dengan sangat mudah dan cepat, ketentuannya seperti berikut.
switch ekspresi
{
case nilai1 : pernyataan1; break;
case nilai2 : pernyataan2; break;
case nilai-n : pernyataan-n; break;
}

Looping
Looping adalah sebuah bentuk perulangan yang digunakan untuk mengulangi sebuah pernyataan atau kejadian, bentuk dari fungsi ini sangat berguna apabila ingin membuat sebuah program yang berkaitan dengan perulangan data tertentu. Ada tiga macam penggunaan looping yaitu for, while, dan do-while.
For merupakan bentuk perulangan yang sangat sederhana, dengan
menggunakan fungsi ini, pengulangan data dapat dilakukan sampai melampaui batas yang ditentukan.
for (ekspresi1 ; ekspresi2 ; ekspresi3)
{
pernyataan
}
Ekspresi1 merupakan sebuah nilai awal yang harus ada pada saat menggunakan for. Ekspresi2 digunakan sebagai batasan data yang akan diulang. Ekspresi3 merupakan bentuk perulangannya, yaitu apakah data akan dilakukan penambahan, pengurangan, atau sebagainya.
While juga merupakan bentuk fungsi yang digunakan untuk perulangan, pada bentuk ini pernyataan akan terus dikerjakan apabila masih memenuhi pada ekspresi, dan apabila kondisi tidak terpenuhi maka pernyataan akan selesai untuk dikerjakan.
while (ekspresi)
{
pernyataan
}
Do-while hampir sama dengan while, bedanya adalah pada do-while, pernyataan akan dikerjakan terlebih dahulu sebelum melakukan pengecekan pada ekspresi, dan apabila memenuhi maka proses akan terus berjalan, dan apabila tidak, maka proses akan dihentikan.
do {
pernyataan
}
while (ekspresi)

Referensi :
Nugroho, Bunafit . 2004 . Aplikasi Pemrograman Web Dinamis dengan PHP dan MySQL . Yogyakarta : Gava Media .

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment