RSS

MySQL

MySQL merupakan database yang paling digemari di kalangan programmer web, dengan alasan bahwa program ini merupakan database yang sangat kuat dan cukup stabil untuk digunakan sebagai media penyimpanan data. Sebagai sebuah
database server yang mampu untuk memanajemen database dengan baik, MySQL
terhitung merupakan database yang paling digemari dan paling banyak digunakan
dibanding database lainnya. Selain MySQL, masih terdapat beberapa jenis database server yang juga memiliki kemampuan yang tidak bisa dianggap enteng, database itu adalah Oracle dan PostgreSQL.







Di dalam dunia internet, MySQL dijadikan sebagai sebuah database yang paling banyak digunakan selain database yang bersifat share ware seperti Ms Access, penggunaan MySQL ini biasanya dipadukan dengan menggunakan program aplikasi PHP, karena dengan menggunakan kedua program tersebut, telah terbukti kehandalannya dalam menangani permintaan data.
Pada distro database ini, MySQL telah memiliki query yang telah distandarkan oleh ANSI/ISO yaitu menggunakan bahasa SQL sebagai bahasa permintaannya, hal tersebut juga telah dimiliki oleh bentuk-bentuk database server seperti Oracle, PostgreSQL, MySQL, SQL Server maupun bentuk-bentuk database yang berjalan pada mode grafis (sifatnya Visual) seperti Interbase yang diproduksi oleh Borland.
Kemampuan yang dimiliki MySQL adalah mampu mendukung Relational Database Management System (RDBMS), sehingga dengan kemampuan ini MySQL akan mampu menangani data sebuah perusahaan yang berukuran sangat besar hingga
berukuran Giga Byte.
Untuk mendapatkan distro MySQL, kunjungi portal pengembangnya pada alamat http://www.mysql.com/. Pada situs tersebut, segala informasi yang berkaitan dengan versi terbaru dan tool yang berkenaan dengan MySQL dapat diperoleh.
MySQL merupakan sebuah software database yang bersifat free (gratis) karena MySQL dilisensi di bawah GNU General Public License (GPL). Dengan adanya keadaan seperti itu, maka software database ini dapat digunakan dengan bebas tanpa harus takut dengan lisensi yang ada.

Perintah yang Berkaitan dengan Database
Banyak sekali perintah yang berkaitan dengan sistem database MySQL, perintah-perintah yang digunakan pada MySQL merupakan bahasa SQL, berikut ini akan dibahas perintah-perintah apa saja yang terdapat di dalamnya. Setelah masuk ke dalam MySQL, dengan mengetikkan perintah mysql –u nama_user –p dan memasukkan password yang tepat, versi dari MySQL dapat dilihat dengan mengetikkan perintah SELECT VERSION(); . MySQL juga menyediakan beberapa fungsi khusus yang mampu untuk membaca pewaktuan yang telah berjalan pada sistem operasi, yaitu dengan perintah SELECT NOW(); .
Pada saat pertama kali menginstal MySQL, database ini telah memiliki dua buah database standar yang digunakan untuk memanajemen sistem database MySQL
itu sendiri. Database tersebut adalah mysql dan test, untuk dapat melihat daftar
database MySQL yaitu dengan mengetikkan perintah SHOW DATABASES; .
Untuk membuat database baru selain dari dua database yang telah ada, perintah yang digunakan sebenarnya merupakan perintah standar yang juga digunakan pada semua bentuk database server, perintah tersebut yaitu CREATE DATABASE nama_database; .
Untuk operasi-operasi yang berkenaan dengan database yang telah dibuat, maka sebelum melakukan beberapa perintah, database tersebut harus dikoneksikan terlebih dahulu, atau dengan kata lain database yang bersangkutan perlu diaktifkan terlebih dahulu. Perintah yang digunakan untuk mengaktifkan database yaitu USE nama_database; atau CONNECT nama_database; . Apabila database yang diaktifkan tersebut tersedia, maka akan tampil informasi Database changed, yang berarti database tersebut telah aktif dan siap untuk bekerja di dalam database tersebut.
Apabila terjadi kesalahan dalam pembuatan database, MySQL menyediakan perintah untuk menggagalkan atau menghapus database tersebut dengan menggunakan perintah DROP DATABASE nama_database; . Perlu diingat bahwa sebaiknya jangan melakukan penghapusan terhadap database standar MySQL (mysql dan test), karena kedua tabel tersebut merupakan database yang digunakan untuk melakukan konfigurasi pada user dan server MySQL sendiri.
Setelah salah satu database diaktifkan, tabel-tabel baru dapat dibuat di dalamnya. Perintah-perintah yang berkaitan dengan tabel pada MySQL juga menggunakan bahasa SQL yang akan dijelaskan berikut ini.

Structure Query Language (SQL)
Structure Query Language (SQL) merupakan komponen bahasa relational database system. SQL merupakan bahasa baku (ANSI/SQL), non procedural, dan
berorientasi himpunan (set-oriented language). SQL dapat digunakan baik secara
interaktif atau ditempelkan (embedded) pada sebuah program aplikasi.

Komponen-Komponen SQL
a. Data Definition Language (DDL)
Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : create, alter, dan drop.
b. Data Manipulation Language (DML)
Digunakan untuk memanipulasi data dengan menggunakan perintah : insert, update, delete dan select. Data Manipulation Language merupakan bagian terpadu bahasa SQL. Perintah-perintahnya dapat dibuat secara interaktif atau ditempelkan pada sebuah program aplikasi. Pemakai hanya perlu menentukan ‘APA’ yang ia inginkan, DBMS menentukan ‘BAGAIMANA’ cara mendapatkannya.
c. Data Control Language (DCL)
Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah grant dan revoke.

Data Definition Language (DDL)
Perintah-perintah SQL yang termasuk golongan ini adalah :
· CREATE
Perintah ini digunakan untuk membuat sebuah tabel baru. Perintahnya :
CREATE TABLE nama_tabel (
nama_kolom_1 tipe_data [DEFAULT] [CONSTRAINT],
...,
nama_kolom_n tipe_data [DEFAULT] [CONSTRAINT]
);
· ALTER
Perintah ini digunakan untuk mengubah tabel yang telah dibuat, seperti menambah kolom baru, mengubah ukuran kolom, dan mengubah aturan-aturan yang berlaku untu suatu kolom.
ALTER TABLE nama_tabel
([ADD nama_kolom tipe_data | CONSTRAINT nama_constraint] |
[MODIFY nama_kolom tipe_data] |
[DROP nama_constraint]
);
· DROP
Perintah ini digunakan untuk menghapus suatu tabel yang telah ada.
DROP nama_tabel [CASCADE CONSTRAINTS];
Jika perintah CASCADE CONSTRAINTS digunakan, maka selain menghapus tabel, semua constraint yang berkaitan dengan tabel tersebut juga akan dihapus.

Data Manipulation Language (DML)
DML dapat mencari (query) dan mengubah (modify) suatu tabel. Perintah-perintah
SQL yang tergolong DML antara lain :
· INSERT
Perintah ini digunakan untuk memasukkan record data ke dalam tabel.
INSERT INTO nama_tabel [nama_kolom] VALUES [nilai_kolom];
Sintaks tersebut dapat digunakan jika jumlah kolom sama dengan jumlah nilai.
· UPDATE
Perintah ini digunakan untuk mengubah data pada record tertentu di dalam tabel.
UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = nilai_kolom WHERE kondisi ;
· DELETE
Perintah ini digunakan untuk menghapus suatu record dalam tabel.
DELETE FROM nama_tabel [WHERE kondisi] ;
· SELECT
Perintah ini digunakan untuk menampilkan suatu record dari tabel.
SELECT [DISTINCT] (*|nama_kolom) FROM nama_tabel
[WHERE kondisi]
[GROUP BY nama_kolom]
[HAVING kondisi]
[ORDER BY nama_kolom] ;

Data Control Language (DCL)
Perintah-perintah yang tergolong DCL antara lain :
· GRANT
Grant digunakan untuk memberikan hak akses suatu tabel kepada seorang user.
GRANT hak_akses ON nama_tabel TO nama_user ;
· REVOKE
Kegunaan perintah ini merupakan kebalikan dari grant yaitu mencabut hak akses
user terhadap suatu tabel.
REVOKE hak_akses ON nama_tabel TO nama_user ;
Semua bahasa pemrograman mempunyai aturan gramatika. Beberapa aturan pada saat menulis bahasa SQL adalah sebagai berikut :

  1. Semua pernyataan SQL ditutup dengan tanda titik koma (;).
  2. Perintah SQL dapat ditulis dalam satu atau beberapa baris agar mudah dibaca.
  3. SQL tidak membedakan huruf besar atau huruf kecil (not case sensitive), baik untuk penulisan perintah-perintah SQL, nama tabel, dan nama kolom.
  4. Isi dari tabel peka terhadap huruf besar atau kecil (case sensitive), tergantung bagaimana isi tabel yang dimasukkan. Hal ini perlu diperhatikan waktu membuat pernyataan query SQL mencari isi tabel.
  5. Pernyataan SQL harus ditulis menurut sintaks tertentu. Maksudnya sesuai dengan aturan-aturan yang baku.
  6. Pernyataan SQL dapat diberikan baris komentar untu dokumentasi serta menjelaskan maksud pemrograman.
Referensi :
Nugroho, Bunafit . 2004 . Aplikasi Pemrograman Web Dinamis dengan PHP dan MySQL . Yogyakarta : Gava Media .
Wahana Komputer . 2006 . Seri Panduan Praktis : Pengolahan Database dengan MySQL . Yogyakarta : ANDI .


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment