RSS

Proposisi

Jenis-jenis proposisi terbagi ke dalam empat aspek, yaitu dari bentuk, sifat, kualitas, dan kuantitas, seperti yang tergambar pada gambar di bawah ini.




A. Berdasarkan Bentuk

Berdasarkan bentuknya, proposisi dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
1. Proposisi Tunggal
Proposisi tunggal adalah proposisi yang terdiri atas satu subjek dan satu predikat. Contohnya :
Premis 1 : Kendaraan beroda tiga dilarang masuk
Premis 2 : Becak adalah kendaraan beroda tiga
Kesimpulan : Becak dilarang masuk
2. Proposisi Majemuk
Proposisi majemuk adalah proposisi yang terdiri atas satu subjek dan lebih dari satu predikat. Contohnya :
Premis 1 : Semua orang yang ingin sehat perlu makan makanan yang bergizi dan rajin berolahraga
Premis 2 : Anna ingin sehat
Kesimpulan : Anna perlu makan makanan yang bergizi dan rajin berolahraga

B. Berdasarkan Sifat
Berdasarkan sifatnya, proposisi juga terbagi menjadi dua jenis, di antaranya :
1. Proposisi Kategorial
Proposisi kategorial adalah proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya tidak memerlukan syarat apa pun. Contohnya : Semua asisten di laboratorium Universitas Gunadarma adalah mahasiswa Universitas Gunadarma.
2. Proposisi Kondisional
Proposisi kondisional adalah kebalikan dari proposisi kategorial, yaitu proposisi yang hubungan antara subjek dan predikatnya memerlukan syarat tertentu. Proposisi kondisional dapat dibagi lagi menjadi dua, yaitu :
a. Proposisi Kondisional Hipotesis
Proporsisi kondisional hipotesis adalah proposisi yang mengandung hubungan sebab dan akibat. Contohnya : Andai aku mempunyai sayap, aku ingin terbang tinggi melintasi langit biru.
b. Proposisi Kondisional Disjungtif
Proposisi kondisional disjungtif adalah proposisi yang mengandung dua pilihan. Contohnya : Pekerjaan Pak Andi adalah sebagai guru olahraga di sekolah dasar atau tukang ojek.

C. Berdasarkan Kualitas
Berdasarkan kualitasnya, proposisi dibagi menjadi dua jenis, yaitu :
1. Proposisi Positif/Affirmative
Proposisi positif/affirmative adalah proposisi yang memiliki kesesuaian antara subjek dan predikatnya. Contohnya : Semua ilmuwan adalah orang yang pandai dan pantang menyerah.
2. Proposisi Negatif
Proposisi negatif adalah kebalikan dari proposisi positif, yaitu proposisi yang tidak memiliki kesesuaian antara subjek dan predikatnya. Contohnya : Semua manusia bukanlah binatang.

D. Berdasarkan Kuantitas
Berdasarkan kuantitasnya, proposisi juga terbagi ke dalam dua jenis, antara lain :
1. Proposisi Umum
Proposisi umum adalah proposisi yang biasanya diawali dengan kata ‘semua’, ‘tidak satu pun’, ‘seluruh’. Contohnya : Semua manusia butuh bersosialisasi.
2. Proposisi Khusus/Spesifik
Proposisi khusus/spesifik adalah proposisi yang biasanya diawali dengan kata ‘sebagian’. Contohnya : Sebagian dosen di Universitas Gunadarma juga menjabat sebagai staff.

Referensi : buku catatan Mata Kuliah Bahasa Indonesia 2

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment