RSS

Pentingnya Motivasi

Terkadang banyak orang yang memiliki keinginan besar untuk mencapai sesuatu, namun hal yang diinginkan tidak akan tercapai hanya dengan niat yang besar. Seseorang membutuhkan energi pendorong dalam dirinya sendiri. Tanpa adanya niat, energi pendorong juga tidak akan tumbuh. Energi pendorong menjadi hal penting tercapainya sebuah kesuksesan. Energi pendorong inilah yang disebut dengan motivasi.







Keinginan yang besar untuk melakukan sesuatu akan gagal dilakukan apabila tidak ada motivasi yang besar. Contoh sederhananya, Ani akan menghadapi ujian esok hari, dia berkeinginan untuk memperoleh nilai yang baik. Namun karena kurang motivasi oleh karena mata kuliahnya sulit dipahami, maka Ani malas-malasan belajar. Seandainya Ani memiliki motivasi yang besar untuk mencapai nilai yang baik, maka sesulit apapun mata kuliah tersebut, dia akan menemui temannya yang pandai dalam mata kuliah itu untuk meminta bantuan dalam mempelajarinya, hingga akhirnya Ani memperoleh nilai yang memuaskan.
Melalui contoh tersebut, dapat dilihat betapa pentingnya motivasi dalam menggerakkan seseorang untuk mencapai tujuannya.
Motivasi adalah sebuah alasan atau daya pendorong dari keinginan kita untuk bertindak dan mewujudkan sesuatu. Motivasi adalah sebuah energi pendorong yang berasal dari dalam kita sendiri. Energi pendorong dari dalam agar apapun yang kita inginkan dapat terwujud. Motivasi erat sekali hubungannya dengan keinginan dan ambisi, bila salah satunya tidak ada, motivasi pun tidak akan timbul.
Motivasi bisa datang dari luar maupun dari dalam diri. Pada dasarnya, semua motivasi datang dari dalam diri, motivasi dari luar adalah motivasi yang pemicunya datang dari luar diri kita. Sementara motivasi dari dalam ialah motivasinya muncul dari inisiatif diri kita.
Motivasi diri adalah sebuah kemampuan untuk memotivasi diri tanpa memerlukan bantuan orang lain. Setiap orang memiliki kemampuan untuk mendapatkan alasan atau dorongan untuk bertindak. Proses mendapatkan dorongan bertindak ini pada dasarnya adalah sebuah proses penyadaran akan keinginan diri sendiri yang biasanya terkubur. Setiap orang memiliki keinginan yang merupakan dorongan untuk bertindak, namun sering kali dorongan tersebut melemah karena faktor luar. Melemahnya dorongan ini dapat dilihat dari hilangnya harapan dan ketidakberdayaan. Memotivasi diri adalah proses menghilangkan faktor yang melemahkan dorongan diri. Rasa tidak berdaya dihilangkan menjadi pribadi yang lebih percaya diri. Sementara harapan dimunculkan kembali dengan membangun keyakinan bahwa apa yang diinginkan bisa tercapai. Dengan demikian jika sebuah penghalang motivasi dihilangkan, maka aliran energi dalam tubuh dapat mengalir kembali.
Teori Motivasi
Ada beberapa teoti yang menjelaskan bagaimana semua motivasi bekerja.
· Teori Insentif. Yaitu teori yang mengatakan bahwa seseorang akan bergerak atau mengambil tindakan karena ada insentif yang akan dia dapatkan.· Dorongan Biologis. Yang dimaksud bukan hanya masalah seksual saja. Termasuk di dalamnya dorongan makan dan minum. Saat ada sebuah pemicu atau rangsangan, tubuh kita akan bereaksi. Bisa dikatakan ini adalah bawaan kita sejak lahir untuk mempertahankan hidup dan keberlangsungan hidup.· Teori Hirarki Kebutuhan. Teori ini menyajikan alasan lebih lengkap dan bertingkat. Mulai dari kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan keamanan, kebutuhan akan pengakuan sosial, kebutuhan penghargaan, sampai kebutuhan akan aktualisasi diri.· Takut Kehilangan vs Kepuasan. Teori ini mengatakan bahwa pada dasarnya ada dua faktor yang memotivasi manusia, yaitu takut kehilangan dan demi kepuasan (terpenuhinya kebutuhan). Takut kehilangan adalah adalah ketakutan akan kehilangan yang sudah dimiliki. Ada juga orang yang giat bekerja demi menjawab sebuah tantangan, dan ini termasuk faktor kepuasan. Konon, faktor takut kehilangan lebih kuat dibanding meraih kepuasan, meskipun pada sebagian orang terjadi sebaliknya.· Kejelasan Tujuan. Teori ini mengatakan bahwa kita akan bergerak jika kita memiliki tujuan yang jelas dan pasti. Dari teori ini muncul bahwa seseorang akan memiliki motivasi yang tinggi jika dia memiliki tujuan yang jelas. Sehingga muncullah apa yang disebut dengan Goal Setting (penetapan tujuan).

Referensi :
http://www.squidoo.com/definisi-motivasi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment